Monday, January 4, 2016

Dunia Otomotif - Indonesia Gagal Gelar MotoGP 2017?

Seperti dilansir dari speedweek, Finlandia disebut-sebut akan ditunjuk sebagai penyelenggara MotoGP 2017 pengganti Indonesia. Sebelumnya, Dorna Motor Sport selaku pemegang hak komersil MotoGP, memprioritaskan Indonesia ketimbang negara lain untuk menyelenggarakan satu seri di musim itu. Namun Dorna belum mempercayai Indonesia untuk menggelar balapan tersebut. Mereka menganggap Indonesia tidak profesional dan belum siap untuk menyelenggarakan salah satu seri MotoGP 2017 nanti. Seperti yang dikatakan oleh Carmelo Ezpeleta, CEO Dorna, Finlandia bekerja sangat profesional. Mereka memiliki semua rencana dan dokumen lengkap yang diminta serta pengajuannya sangat tepat waktu. Sebelumnya, Ketua Asosiasi Motorsport Finlandia Kari O. Sohlberg menyebut MotoGP merupakan target Finlandia ketimbang untuk menyelenggarakan balap Formula One. - See more at: http://maschun.blogdetik.com/2015/12/23/indonesia-gagal-gelar-motogp-2017#sthash.V8NjEOzC.dpuf

Alasannya, karena akan banyak biaya yang harus dikeluarkan dan pengemar motoGP dIsana sangat antusias menyambut dan rencana tersebut. Negara yang ditunjuk tersebut yaitu Finlandia telah mempersiapkan sirkuit bernama Kymi Motorsport Parks dengan panjang lintasan sekitar 4,8 km. Menurut Kary, Kymi memang aman untuk Formula 1. Tapi, seri balap MotoGP seperti World Superbike, GP2, GP3 atau DTM sudah menjadi target mereka. Jika melihat berita sebelumnya, Indonesia memang berpeluang menggelar MotoGP setelah Dorna memberikan satu slot untuk menggelar satu seri pada musim 2017. Namun sebelum benar-benar dipastikan menjadi tuan rumah, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.
Berdasarkan perkataan Juru bicara Menpora, Gatot Dewa Broto, sebelumnya juga mengatakan bahwa pihaknya akan menggodok Keputusan Presiden mengenai MotoGP Indonesia. Nantinya, jika Kepres itu menyetujui gelaran MotoGP di Tanah Air, Indonesia harus menyerahkan sejumlah uang kepada Dorna. Total Biaya yang harus dikeluarkan Indonesia tidaklah sedikit yaitu sebesar 8,415 juta euro, atau setara Rp 125,4 miliar. Sejumlah syarat memang diajukan Dorna kepada pihak pemerintah. Dan jika tidak, maka kesempatan itu akan diberikan oleh negara lain, yakni Kazakhstan, Thailand, Finlandia, Brazil, atau Chile. Namun, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, sudah menegaskan keseriusan pihaknya mengupayakan terlaksananya MotoGP 2017 di Indonesia. Hal itu terlihat dari penandatanganan Letters of Intention yang dikirimkan kepada Dorna Sport selaku pengelola MotoGP. Menpora sendiri sudah meninjau kondisi Sirkuit Sentul. Menurutnya, itu adalah bagian dari keseriusan Pemerintah mengawal kesiapan venue balapan yang berada di Bogor itu.

Powered by Blogger.